Kejurnas Catur di Sulbar Dimulai, Halim Sebut Untungkan Daerah

oleh -222 Dilihat
oleh

Mediaex Mamuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke‑50 resmi dibuka di Mamuju, Sulawesi Barat, pada Jumat (7/11/2025) malam. Pembukaan acara berlangsung di Mall Matos Mamuju dan dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Percasi ke‑45 Tahun 2025. Kejurnas ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga ikut menggerakkan roda ekonomi lokal melalui kunjungan peserta, ofisial, dan pengunjung yang memanfaatkan jasa penginapan, kuliner, dan transportasi di Mamuju.

Sebanyak 600 pecatur dari 30 provinsi di Indonesia ambil bagian dalam ajang bergengsi ini, yang berlangsung hingga 13 November 2025. Acara ini menjadi momentum penting bagi Sulawesi Barat karena untuk pertama kalinya Provinsi ini menjadi tuan rumah Kejurnas Catur.

Anggota DPRD Sulbar, Abdul Halim, mengapresiasi langkah pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sulbar yang berhasil menghadirkan kejuaraan berskala nasional di Mamuju. Menurutnya, penyelenggaraan Kejurnas Catur ke‑50 tidak hanya mendukung pengembangan olahraga, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

“Berterima kasih kepada cabang olahraga catur. Ini adalah kejurnas pertama yang dilaksanakan di Provinsi Sulawesi Barat, dan ini tentu memberikan keuntungan bagi daerah kita. Tentunya, kegiatan ini juga membantu pergerakan ekonomi di Sulawesi Barat,” ujar Halim.

Selain dampak ekonomi, Halim berharap ajang ini dapat menjadi wadah lahirnya pecatur-pecatur nasional, termasuk dari Sulawesi Barat. “Tentunya dengan Kejurnas ini kita berharap lahir atlet-atlet nasional, baik dari Sulbar maupun dari daerah lain,” tambahnya.

Hadir dalam pembukaan antara lain Wakil Gubernur Sulbar Salim S. Mengga, Ketua PB Percasi Utut Adianto, Anggota DPR RI Agus Ambo Djiwa, serta ketua Percasi dari berbagai provinsi. Para pejabat dan tokoh olahraga nasional ini turut memberikan sambutan sekaligus melepas para pecatur untuk memulai pertandingan.

Kegiatan Kejurnas Catur ke‑50 ini diselenggarakan dengan berbagai kategori, mulai dari usia dini, pelajar, hingga tingkat senior, sehingga memberi kesempatan luas bagi pecatur dari berbagai jenjang untuk bersaing dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Selain itu, acara ini juga dilengkapi dengan seminar, workshop, dan pelatihan bagi wasit dan pelatih, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas olahraga catur di Indonesia.

Para peserta dan pengunjung juga dapat menikmati suasana Mamuju yang mulai ramai oleh kehadiran kontingen dan ofisial. Pedagang lokal, penyedia jasa transportasi, dan pelaku usaha UMKM setempat merasakan manfaat ekonomi langsung dari penyelenggaraan kejurnas ini. Pemerintah Provinsi Sulbar dan Pemkot Mamuju berharap momentum ini dapat terus digunakan untuk memperkuat promosi daerah dan pengembangan potensi olahraga di tingkat nasional.

Dengan kesuksesan penyelenggaraan Kejurnas Catur ke‑50, Sulawesi Barat kini semakin dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan olahraga nasional, dan diharapkan menjadi tuan rumah yang berkompeten untuk berbagai even olahraga berskala besar di masa mendatang.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.